Psikologi: Why Men Dont Listen and Woman Can't Read Maps

Pengarang: Allan & Barbara Pease
|| Bahasa: Bahasa Indonesia (Diterjemahkan oleh Isma Badrawati)
|| Format: .Exe (Windows App)
|| Jumlah Halaman: 496

Pra kata:
Pada hari minggu yang cerah, Bob dan Sue bersama ketiga gadis remaja mereka pergi ke pantai. Bob mengendarai mobil mereka dengan santai. Sue duduk disamping Bob sambil memutar tubuhnya kebelakang setiap beberapa menit untuk ikut mengobrol seru dengan ketiga gadis mereka. Bagi Bob, mereka terdengar seperti berbicara bersamaan sekaligus, sehingga menciptakan suasana yang sangat berisik yang bahkan Bob tak dapat memahaminya hingga akhirnya Bob merasa bahwa ini harus dihentikan.
"Tolong jangan berisik!" Teriak Bob.

Tiba-tiba suara itu berhenti dengan tegang.
"Mengapa?" Tanya Sue akhirnya.
"Karena aku sedang mencoba mengemudi dengan baik!" Sahut Bob dengan nada bosan. Para wanita itu saling bertatap muka dengan sangat bingung.
"Mengemudi dengan baik?" gumam mereka.
Mereka tidak dapat melihat hubungan antara percakapan mereka dan kemampuan ayah mereka mengemudikan mobil itu. Bob juga tidak mengerti mereka. Wanita-wanita itu berbicara serempak, tanpa henti, bahkan terkadang masing-masing dari mereka menceritakan topik yang berbeda, sehingga tak ada yang menjadi pendengar. Mengapa mereka tidak bisa duduk tenang sehingga sanga ayah dapat memusatkan perhatiannya ketika mengemudi? Percakapan mereka yang berisik itu telah membuatnya tidak melihat belokan terakhir dari jalan raya itu.

Review:
Pada zaman sekarang, banyak orang berfikir bahwa Pria dan Wanita itu memiliki ketrampilan, kemampuan dan potensi yang sama. Tetapi sesungguhnya mereka benar-benar berbeda. Inilah yang ingin disampaikan buku ini. Pembahasan yang cukup menarik dengan beberapa illustrasi sederhana, semisal saat wanita pergi ke kamar kecil, tempat itu bisa jadi tempat pertemuan sosial dan juga terapi. Bisa saja dua wanita yang baru bertemu dalam kamar kecil keluar sebagai sahabat abadi seumur hidupnya. Tetapi tidak dengan pria. Semua orang akan memandang curiga saat seorang pria berseru "Hey, Frank, Aku mau ke kamar kecil, kau mau ikut?".

Untuk mendownload buku ini, silahkan klik Psikologi: Why Men Dont Listen and Woman Can't Read Maps.




Share this

Related Posts

Previous
Next Post »

Setiap komentar akan kami moderasi terlebih dahulu. Dilarang menyertakan link iklan yang tidak berhubungan dengan isi artikel. Dan mohon maaf jika kami belum bisa membalas / menanggapi komentar kalian satu-persatu. Terima kasih telah berkunjung.